Friday, March 11, 2011

I Love Science

Photobucket
       Bagiku, sains, seni dan sejarah adalah substansi penting dalam kehidupan. Sains membawa kita pada modernisasi kehidupan, yang selalu mengalami perubahan dan renovasi namun masih mengacu pada hukum-hukum dasar dan aksioma-aksiomanya. Seni, identik dengan sesuatu yang indah dan unik. Seni bersifat bebas, tak bisa dikekang karena bertalian dengan kreativitas. Seni, selalu mementingkan orisinalitas dan sesuai kehendak pribadi setiap orang. Sedangkan sejarah, adalah kenangan masa lalu, namun tidak sembarang kenangan. Masa lalu membuat kita untuk selalu berubah, belajar dari kesalahan dalam menyikapi segala hal yang terjadi di masa sekarang dan masa depan. Seseorang dikatakan berjiwa besar bila ia belajar dari sejarah dan masa lalu. Belajar dari kesalahan, baik kesalahan diri sendiri maupun orang lain.
Sains membahas tentang hal-hal yang berhubungan dengan alam, bersifat murni dan pasti. Tak ada sains, maka tak mungkin ada kehidupan. Ada banyak sub bidang dalam sains, diantaranya yang paling populer adalah biologi, fisika, kimia dan matematika.

       Bila ilmu biologi tak ditemukan, maka tak mungkin ada ilmu kedokteran dan pengobatan. Semua hal yang sakit tak akan diobati, lalu tak butuh waktu yang lama untuk mati. Mengerikan.
       Fisika, berkaitan erat dengan teknologi. Sebagian benda yang kita pakai terbuat dari penerapan konsep fisika. Kipas angin, mesin cuci, televisi, radio, laptop, bahkan dipan tempat tidurmu. Fisika, menarik, selalu dibutuhkan dan selalu menjadi misteri bagi orang-orang yang haus akan kemajuan.
       Kimia, berkaitan erat dengan reaksi. Bila tak ada ilmu kimia, maka tak akan ada ilmu farmasi, obat, dan hal-hal yang berkaitan dengan makanan. Bayangkan bila dari dulu hingga sekarang kita hanya makan ikan yang ditusuk dengan lidi lalu dibakar, seperti suku-suku di pesisir pantai, atau makan sayur-sayuran tanpa dimasak seperti suku-suku di pegunungan. Wah, nggak bakal ada deh si seksi Farah Quinn. ;D
       Matematika adalah kepala semua ilmu. Ilmu sosial pun, pasti berasal dari dalil-dalil matematika, namun penerapan aksiomanya saja yang berbeda.
        Semua sub bidang tersebut saling berkaitan satu sama lain. Berkesinambungan dan menari-nari membentuk suatu penerapan yang indah dalam kehidupan kita sehari-hari. Sungguh mengasyikkan.

No comments:

Post a Comment